fungsi bunyi dalam silaba
1. fungsi bunyi dalam silaba
Jawaban:
•Pengertian Bunyi Bahasa
Bunyi bahasa merupakan unsur bahasa yang paling kecil. Istilah bunyi bahasa
atau fon merupakan terjemahan dari bahasa inggris phone ‘bunyi’. Bunyi bahasa
menyangkut getaran udara.Bunyi itu terjadi karena dua benda atau lebih bergeseran
atau berbenturan.Sebagai getaran udara, bunyi bahasa merupakan suara yang
dikeluarkan oleh mulut, kemudian gelombang-gelombang bunyi sehingga dapat
diterima oleh telinga.
Bunyi bahasa atau bunyi ujaran dihasilkan oleh alat ucap manusia seperti pita
suara, lidah, dan bibir.Bunyi bahasa atau bunyi ujaran adalah bunyi yang dihasilkan
oleh alat ucap manusia atau bunyi yang diartikan, kemudian membentuk
gelombang bunyi, sehingga dapat diterima oleh telinga manusia.
•Kajian Bunyi Bahasa
Bunyi bahasa atau bunyi ujaran (fon) menyangkut bunyi yang dikeluarkan oleh
alat bicara tanpa melihat fungsinya sebagai pembeda arti. Bunyi bahasa dari sudut
ujaran atau turunan (parole). Misalnya, perbedaan antara bunyi vocal depan madya
atas {e} dengan vocal depan madya {E}. Kajian mengenai bunyi bahasa ini disebut
fonetik.
Fonetik dapat didefinisikan sebagai kajiab tentang bunyi bahasa,
pembentukannya, frekuensinya sebagai getaran udara, dan cara penerimaannya
oleh telinga. Berdasarkan proses kejadian bunyi bahasa tersebut, fonetik dibagi
menjadi tiga jenis, yakni (1) fonetik artikulatoris, (2) fonetik akustis, dan (3) fonrtik
auditoris.
2. Perhatikan gambar berikut ini! yang menunjukan anoda adalah... Pb Pb O Pb O Cu O zn O Fe O Mg (5) Cu 11 Cu
aduuuhh... menderita sekali kalau lagi ujian/test/ulangan, dan ga ngerti, bengong, dong
Jawaban:
Pb
Penjelasan:
kan di anoda terjadi oksidasi, nah coba dibuka lagi bukunya?
saya beri tips menarik ya...
perhatikan arah e, pasti menuju ke elektroda positif,
iya kan elektron kan sudah negatif, maunya ya ke yang positif dong.
(asal jangan positif covid ya)
Nah pada elektroda positif itu terjadi reduksi.
Gimana bisa ngerti atau tambah bingung? hehe...
Baca lagi deh bukunya... biar mantul (mantap betul)
3. Tolong di bantu yCu→{Cu(H²O)} +2
Jawaban : oksidator = prosesnya reduksi = biloks turun reduktor = prosesnya oksidasi = biloks naik hasil oksidasi = hasil proses oksidasi (ada di ruas kanan) hasil reduksi = hasil proses reduksi (ada di ruas kanan) +2 -2 0 0 +1 -2 CuO + H2 --> Cu + H2O Cu dan H2 adalah unsur bebas, sehingga biloksnya 0. maka: 1. oksidator = CuO 2. reduktor = H2 3. hasil oksidasi = H2O 4. hasil reduksi = Cu Semoga memuaskan^^ #BelajarKimia
4. Reaksi oksidasi dari Cu + 2NO₃⁻ + 4h⁺ = Cu²⁺ + 2NO₃ + 2H₂O
Cu==>Cu2+
2NO3 - ==> 2NO3
4H==>2H2O
5. Apa sebenarnya yang menandai suatu silaba apa pula yang dimaksud dengan bunyi selapis dan puncak penyaringan nya?.
Penjelasan:
Suku kata yang selalu ditandai dengan adanya sebuah vokal. Vokal ini akan menandakan suku kata dalam sebuah pengucapan karena akan menampakkan adanya kenyaringan atau sonoritas. Vokal ini yang nantinya akan disebut sebagai puncak kata.
Konsonan yang nantinya mengawali suku kata disebut tumpu suku, sedangkan konsonan yang mengakhiri vokal disebut koda suku. Bunyi silabis atau puncak kenyaringan sendiri juga terdiri pada sebuah vokal.
6. Setarakan Cu + HNO 3 + O 2 → Cu(NO 3 ) 2 + NO 2 + H 2 O
4Cu + 12HNO3 + O2 -> 4Cu(NO3)2 + 4NO2 + 6H2O
7. Tetukan apakah reaksi Cu + 4HNO³- Cu(NO³)² + 2NO² +2HO²O merupakan reaksi redoks atau metatesis
semoga membantu.......
8. Tetukan apakah reaksi Cu + 4HNO³- Cu(NO³)² + 2NO² +2HO²O merupakan reaksi redoks atau metatesis
Suatu reaksi kimia dinyatakan dengan persamaan berikut:
Cu + 4HNO3 ⇒ Cu(NO3)2 + 2NO2 + 2H2O
maka nilai bilangan oksidasi dari masing-masing spesi adalah:
reaktan : Cu=0; N=+5
produk : Cu=+2; N=+4
Reaksi tersebut adalah reaksi redoks. Hal ini ditandai dengan adanya spesi yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi dan spesi yang mengalami pengurangan bilangan oksidasi. Cu mengalami oksidasi menghasilkan Cu(NO3)2. Sedangkan HNO3 mengalami reduksi menghasilkan NO2.
Pembahasan
Reaksi redoks merupakan reaksi yang saling berkesinambungan. Dimana terjadi oksidasi maka akan terjadi oksidasi pula. Reaksi oksidasi merupakan reaski pelepasan elektron, molekul atau ion. reaksi ini juga ditandai dengan peningkatan bilangan oksisadi. Sedangkan reaksi reduksi merupakan reaksi penangkapan elektron, molekul atau ion. dengan kata lain, dalam reaksi reduksi terjadi pengurangan bilangan oksidasi.
zat yang bersifat reduktor akan mengalami reaksi oksidasi. Sedangkan zat yang berperan sebagai oksidator akan mengalami reduksi. Logam-logam golongan alkali dan alkali tanah merupakan contoh kelompok yang berperan sebagai reduktor. logam-logam golongan ini merupakan pembentuk basa kuat. Pada reaksi antara logam Natrium dalam air terjadi reaksi redoks sebagai berikut :
Oksidasi : Na ⇒ Na+ + e
Reduksi : H+ + e ⇒ 1/2 H2
Logam natrium mengalami oksidasi dalam air. Dengan kata lain logam natrium bertindak sebagai reduktor dalam reaksi. Natrium mengalami perubahan bilangan oksidasi dari 0 (Na merupakan unsur murni) menjadi +1 (Na+ memiliki muatan +1). Dalam tabel potensial sel standar (reduksi dalam air), logam natrium terletak pada bagian bawah dengan nilai potensial (Eo) sangat negatif yaitu -2.71. hal ini mengindikasikan bahwa logam natrium tergolong dalam reduktor kuat.
Pelajari lebih lanjutReaksi redoks di link brainly.co.id/tugas/9527368Bilangan oksidasi di link brainly.co.id/tugas/99852Potensial sel standar di link brainly.co.id/tugas/2871243Detail tambahan
Kelas : X SMA
Mapel : Kimia
Materi : Reaksi Redoks
Kode : 10.7.6
Kata Kunci : Reaksi redoks, oksidator, reduktor. bilangan oksidasi,
9. Pada tahun berapa perkembangan awal dari bentuk silaba menjadi tulisan abjad
Jawaban:
Yo nd tau ko tnya sy aowkawok
•Pengertian Bunyi Bahasa
Bunyi bahasa merupakan unsur bahasa yang paling kecil. Istilah bunyi bahasa
atau fon merupakan terjemahan dari bahasa inggris phone ‘bunyi’. Bunyi bahasa
menyangkut getaran udara.Bunyi itu terjadi karena dua benda atau lebih bergeseran
atau berbenturan.Sebagai getaran udara, bunyi bahasa merupakan suara yang
dikeluarkan oleh mulut, kemudian gelombang-gelombang bunyi sehingga dapat
diterima oleh telinga.
Bunyi bahasa atau bunyi ujaran dihasilkan oleh alat ucap manusia seperti pita
suara, lidah, dan bibir.Bunyi bahasa atau bunyi ujaran adalah bunyi yang dihasilkan
oleh alat ucap manusia atau bunyi yang diartikan, kemudian membentuk
gelombang bunyi, sehingga dapat diterima oleh telinga manusia.
•Kajian Bunyi Bahasa
Bunyi bahasa atau bunyi ujaran (fon) menyangkut bunyi yang dikeluarkan oleh
alat bicara tanpa melihat fungsinya sebagai pembeda arti. Bunyi bahasa dari sudut
ujaran atau turunan (parole). Misalnya, perbedaan antara bunyi vocal depan madya
atas {e} dengan vocal depan madya {E}. Kajian mengenai bunyi bahasa ini disebut
fonetik.
Fonetik dapat didefinisikan sebagai kajiab tentang bunyi bahasa,
pembentukannya, frekuensinya sebagai getaran udara, dan cara penerimaannya
oleh telinga. Berdasarkan proses kejadian bunyi bahasa tersebut, fonetik dibagi
menjadi tiga jenis, yakni (1) fonetik artikulatoris, (2) fonetik akustis, dan (3) fonrtik
auditoris.
Penjelasan:
semoga membantu, jangan lupa di kasih jawaban terbaik ye :)
10. Ca²+ dengan Cl menjadi? Ca²+ dengan O²- menjadi? Cu+ dengan Cl menjadi? Cu+ dengan O²- menjadi? Fe²+ dengan Cl menjadi? Fe²+ dengan O²- menjadi?
Ca²+ dengan Cl-menjadi CaCl2
Ca²+ dengan O²- menjadi CaO
Cu+ dengan Cl- menjadi CuCl
Cu+ dengan O²- menjadi Cu2O
Fe²+ dengan Cl- menjadi FeCl2
Fe²+ dengan O²- menjadi FeO
11. Tuliskan persamaa reaksi dari Cu + HNO₃ --> Cu(NO₃)₂ + NO + H₂O
[tex] 3Cu + 8HNO_3 => 3Cu(NO_3)_2 + 2NO + 4H_2O [/tex]
12. transcrie doua cuvinte a caror forma nu corespunde normelor limbii romane actuale
Menuliskan dua kata yang berupa bahasa Rumania saat komplikasi
13. jumlah atom O dalam Cu(so4)2
a. Jumlah atom O adalah 12.
b. Jumlah atom O adalah 8.
c. Jumlah atom O adalah 2.
14. mr senyawa dari cu O
Ar Cu+ Ar O
63,5 + 16
79,5 gram/mol
15. setarakan Cu + HNO 3 + O 2 → Cu(NO 3 ) 2 + NO 2 + H 2 O
4Cu + 12HNO3 + O2 -> 4Cu(NO3)2 + 4NO2 + 6H2O
16. Apa sebenarnya yang menandai suatu silaba? Apa pula yang dimaksud dengan bunyi silabus puncak kenyaringan?
PEMBAHASAN
Suku kata yang selalu ditandai dengan adanya sebuah vokal. Vokal ini akan menandakan suku kata dalam sebuah pengucapan karena akan menampakkan adanya kenyaringan atau sonoritas. Vokal ini yang nantinya akan disebut sebagai puncak kata.
Konsonan yang nantinya mengawali suku kata disebut tumpu suku, sedangkan konsonan yang mengakhiri vokal disebut koda suku. Bunyi silabis atau puncak kenyaringan sendiri juga terdiri pada sebuah vokal.
17. nama iupac senyawa cu o
Nama IUPAC senyawa CuO adalah tembaga(II) oksida
Nama senyawa merupakan aturan yang digunakan untuk emmberikan nama sebutan dari sebuah senyawa kimia yang dinyatakan dalam rumus kimia. Rumus kimia adalah lambang atau simbol suatu senyawa. Rumus kimia adalah rumus yang menyatakan jenis atom dan jumlah relatif atom - atom yang terdapat dalam suatu zat. Tata nama senyawa kimia adalah pemberian nama sistematis untuk rumus kimia tertentu. Tata nama senyawa kimia dibedakan antara senyawa organik dan senyawa non organik.
PembahasanTata nama senyawa anorganik dibedakan menjadi tiga, yaitu :
Senyawa kovalen biner (kovalen biner non logam - non logam). Tata nama senyawa ini dirumuskan dengan "Awalan (jumlah atom) - Nama Unsur - Awalan (jumlah atom) - Nama unsur + ida".Tata nama senyawa ion (senyawa biner logam - non logam). Tata nama senyawa ini dirumuskan dengan "Nama Unsur Logam - Nama Unsur Non Logam + ida)"Tata nama senyawa polyatom (kation dan anion polyatom). Tata nama senyawa polyatom dirumuskan dengan "Nama Kation - Nama Anion (polyatom)"Tata nama senyawa organik. Senyawa organik adalah senyawa -senyawa karbon dengan sifat - sifat khusus. Senyawa organik mempunyai nama khusus dan spesifik pada senyawa tertentu. Contoh :CH₄ : metana
CO(NH₂)₂ : urea
CH₃COOH : asam asetat
C₆H₁₂O₆ : glukosa
CHCl₃ : kloroform
CHI₃ : iodoform
C₂H₅OH : etanol
HCHO : formaldehida
CuO tersusun dari atom Cu (Unsur Logam Transisi) dengan atom O (Unsur Non Logam),
Penamaan senyawanya : ULT (BO) - UNL + ida
Biloks dari Cu adalah
Biloks CuO = 0
Biloks Cu + Biloks O = 0
Biloks Cu + (-2) = 0
Biloks Cu = +2
Sehingga nama untuk CuO = Tembaga(II) oksida
Pelajari lebih lanjut1. Materi tentang persamaan kimia brainly.co.id/tugas/2669061
2. Materi tentang persamaan ionik brainly.co.id/tugas/79241
3. Materi tentang ionik net brainly.co.id/tugas/13171099
-----------------------------
Detil jawaban Kelas: XMapel: KimiaBab: Tata Nama Senyawa dan Persamaan ReaksiKode: 10.7.7Kata Kunci: tata nama
18. Tulis nama senyawa ini: Cu₂O
Jawaban:
Tembaga (I) Oksida
Penjelasan:
biloks Cu (Tembaga) adalah 1 pada senyawa tsb
19. Cara penyelesaian bilangan oksidasi Cu O
Biloks:
O: -2
Cu: +2
CuO: +2 + (-2) = 0
20. reaksi cu+o = cuo.sebanyak 16 gram cu dibakar dan menghasilkan cuo sebanyak 24 gram.perbandingan massa cu: massa o adalah 2:1.berapakah massa o dan perbandingan massa cuo?
saya ingin poin nya saja heee
Penjelasan:
gak tau